Langsung ke konten utama

Postingan

  Okti: Cita-cita, Pilihan Hidup, ataukah Takdir? Oleh Siwi Nurdiani, disampaikan dalam bedah novel Tanpa Gravitasi Sabtu 26 April 2025 di Joglo Girli Menoreh Pengasih Wates Kulon Progo.   Okti: Sastrawan Belia Kulon Progo dan Produktif                          Tanpa Gravity , novel kelima Okti. Novelis muda produktif, Fafa Junior-nya Kulon Progo. Menyimak Tanpa Gravity, seperti membayangkan saat Fafa belia menulis novel. Setiap kali saya membaca tulisan Fafa itu, seperti menyaksikan putri-putri cantik yang telah diseleksi, telah di makeover, dan ready di atas panggung dengan kostum terbaiknya. Melenggang di catwalk begitu indah dan super rapi. Terkonsep dengan matang. Pertama kali saya menerima kiriman novel dari Pak Tri, terbayanglah Supernova -nya Dee yang identik dengan warna hitam. Saya tidak tahu apakah Okti juga pembaca setia Supernova? Yang jelas ada harapan besar begitu pertama memegang TG di ...
Postingan terbaru

Penting! Baca Artikel ini Sebelum Menulis Resensi!

Penting! Baca Artikel ini Sebelum Menulis Resensi  oleh: Siwi Nurdiani, S.Pd. Resensi   menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku, ulasan buku, pendapat atau pertimbangan redaksi tentang hasil kesenian, kesusastraan, dan sebagainya. Sementara dalam https://www.kbbi.co.id resensi merupakan pertimbangan atau pembicaraan tt buku; ulasan buku: majalah itu memuat -- buku-buku yg baru terbit. Dalam hal ini, resensi diisyaratkan untuk buku-buku yang baru terbit. Resensi juga dimaksudkan sebagai ulasan/tanggapan yang dapat dibaca oleh banyak calon pembaca buku di luar sana. Maka pada umumnya resensi akan dipublikasikan oleh media tertentu. Dalam beberapa literatur, dikatakan bahwa resensi sebenarnya tidak terbatas pada karya yang berupa buku saja. Pada kenyataannya, resensi digunakan juga untuk karya-karya yang lain seperti film, musik, dan drama.   Resensi dalam hal tersebut menekankan pada pertimbangan mengenai suatu ka...

Apa yang Paling Dirindukan Peserta Didik saat Liburan?

 Apa yang Dirindukan Peserta Didik Saat Liburan? oleh: Siwi Nurdiani, S.Pd.  Foto: Dokumentasi Pribadi Liburan menjadi hal paling membahagiakan bagi para peserta didik. Apalagi mereka para santri yang tinggal di pondok pesatren, boarding school, indekos, atau panti asuhan sekalipun. Santri biasanya akan memanfaatkan momen perpulangan untuk merasakan sensasi kebebasan di luar pondok. Saatnya bertemu keluarga, teman sekampung, teman alumni sekolah yang sama, atau juga barisan para bestie.  Peserta didik yang tinggal di asrama sekolah/boarding school/ panti asuhan tentu kurang lebihnya sama. Merasakan sensasi terlepas sejenak dari segala rutinitas dan segala peraturan yang harus mereka jalani 24 jam. Bagi mereka yang tinggal di panti asuhan, mereka menjadi pribadi yang lebih kuat dari siapapun ketika dihadapkan pada realita bahwa panti itu adalah rumah mereka. Pulang ke rumah yang sebenarnya adalah mimpi yang mustahil.  Akan tetapi segala sesuatu yang bersifat liburan p...

Intip Gaya Liburan Guru

Intip Gaya Liburan Guru Oleh: Siwi Nurdiani, S.Pd.   Foto: dokumentasi pribadi Kebijakan mengenai libur selalu menjadi kabar gembira. Termasuk ketika guru mendapatkan hak liburan selama peserta didik libur akhir semester. Apa saja aktivitas yang biasanya dilaksanakan selama liburan supaya fresh kembali saat masuk pembelajaran semester genap? Jangan sampai liburan justru menyisakan rasa penat sehingga saat masuk kembali tinggal capeknya saja. Beberapa hal di atas lumrah terjadi di kalangan para guru. Ada hal yang dapat kita ambil sebagai alternatif pencerahan, bisa juga digunakan sebagai muhasabah diri lalu memperbaikinya kemudian. Ini dia beberapa konsep liburan para  guru.   1.  Mudik Tidak semua guru beruntung bekerja atau mendapatkan tugas yang lokasinya dekat dari rumah. Ada banyak guru yang harus merantau. Bagi para guru yang memiliki keluarga jauh dari tempat tugas, momen libur semester menjadi salah satu kesempatan untuk mudik. Ini adalah konsekuensi dari gur...

Kenapa Anda Menjadi Guru?

Kenapa Anda Menjadi Guru? oleh: Siwi Nurdiani,S.Pd. Membayangkan jadi guru yang harus berhadapan dengan banyak anak dengan berbagai karakter dan latar belakang, bisa jadi membuat ciut nyali. Satu orang berada di antara puluhan pribadi dan jenis pemikiran juga sudah pasti tidak akan mudah. Akan tetapi ada lho, mereka yang memilih profesi ini sebagai the way of life mereka. Kira-kira kenapa ya? Foto: dokumentasi pribadi, suasana pembelajaran di kelas  Padahal Kadar Stress Guru Katanya Paling Tinggi di antara Profesi Lainnya Jika dilihat dari beban dan tanggung jawab moral yakni mendidik seorang manusia muda sehingga memiliki dasar keilmuan dan karakter yang diinginkan kurikulum, tentu guru adalah profesi yang amat mulia. Akan tetapi akan berbanding terbalik dengan tingkat kesejahteraan dan kondisi psikis. Profesi ini dinilai kurang menjanjikan dari sisi finansial. Ada juga yang menyatakan bahwa profesi guru juga menjadi profesi yang kadar stressnya cukup tinggi. Kenapa bisa begitu y...